Health Popular

Anxiety, Sering Kuatir, Cemas? Coba Atasi Dengan Cara Ini

Anxiety dan Kecemasan

Anxiety dan gangguan kecemasan, hingga kini, dirasakan oleh sekitar 40 juta orang dewasa, Fakta scientific tersebut diungkapkan dan dilaporkan oleh  AADA alias Asosiasi Anxiety dan Depresi.

Sering kuatir dan rasa cemas ditambah deg-degan sering dirasakan oleh banyak orang. Bentuk-bentuk kepanikan seperti rasa gemetar, telapak tangan basah, maupun ketidaknyamanan secara menyeluruh.

Gangguan kecemasan juga dapat mengakibatkan tekanan darah meningkat.

Rasa tak nyaman di perut juga bisa muncul saat sedang dalam keadaan kuatir, cemas, maupun deg-degan ketika berhadapan dengan tekanan suatu hal.

Apabila gangguan ini juga dilengkapi dengan pikiran berlebihan maka akan bisa berpengaru ke arah perubahan menjadi penyakit fisik, alias psikosomatik dan juga bisa menyebabkan gangguan mental. Gangguan mental akibat kecemasan ini merupakan bentuk gangguan yang paling sering ditemui.

Untuk mengatasi  perasaan tersebut dapat dilakukan dengan langkah sederhana namun sulit dijalani oleh mereka yang mengalami kecemasan ini, yakni dengan merasakan kegembiraan dalam diri.

Direferensikan oleh banyak ahli, menenangkan diri menjadi salah satu solusi dan upaya menjawab hal ini, namun bagi kebanyakan orang ini hanya mudah diucapkan namun sulit diterapkan.

Untuk mengawali langkah ini, Anda tidak harus memulai dengan langkah berat,

Yang perlu dilakukan adalah melakukan sugesti kepada diri sendiri dengan kalimat affirmasi sederhana. Cobalah merayu diri untuk tenang.

Berbicara pada diri sendiri menggunakan kata-kata seperti “Saya gembira”, terbukti mampu mengubah pemikiran negatif menjadi lebih positif.

Saat Anda harus tampil di depan orang banyak misalnya, cara ini terbukti sangat efektif untuk meraih ketenangan. Dengan cara serupa Anda bisa menstimulasi tubuh dan pikiran Anda menjadi bahagia.

Dengan cara ini, tubuh akan merespon dengan menenangkan kecemasan Anda menjadi hal yang jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Melalui cara ini kecemasan dapat diolah menjadi sesuatu yang menyenangkan, menggembirakan sekaligus bermanfaat bagi diri untuk berinteraksi dengan berbagai hal lainnya.

Dan menurut studi yang dipublikasikan di AADA, disepakati bahwa orang yang dapat merombak perasaan cemas menjadi sebuah kegembiraan, pada akhirnya tampil lebih baik bahkan jika di bawah tekanan.

 

Artikel Menarik Lainnya:

Similar Posts

Leave a Reply